Posted by : Unknown Wednesday, 2 July 2014


Di Jepang sana, orang tua semakin banyak dan masalahnya kebanyakan dari mereka hidup sendiri sehingga pemerintah disana terus memikirkan bagaimana caranya supaya mereka bisa hidup mandiri, terutama khususnya untuk urusan keluar rumah.

Hitachi memperkenalkan ROPITS (Robot for Personal Intelligent Transport System) yang digunakan sebagai kendaraan satu penumpang yang bisa berjalan secara otomatis untuk mengantar seseorang (tua) ke satu tempat.

Ketika dibutuhkan ROPITS bisa otomatis menjemput seseorang di satu lokasi kemudian akan mengantar orang tersebut ke lokasi yang dituju dan ROPITS bisa dikendalikan melalui tablet atau ponsel.

ROPITS sendiri memang ditujukan untuk perjalanan pendek atau sekitar lingkungan saja sehingga tidak heran bila ROPITS hanya punya kecepatan maksimum 6 km/ jam.
Sama seperti kendaraan tanpa supir lainnya, ROPITS juga dilengkapi dengan berbagai sensor untuk menghindari kecelakaan.

ROPITS punya ukuran tinggi 160 cm dan lebar hanya 70 cm sehingga cocok untuk berkeliaran di perumahan atau lingkungan.




Via
n akan mengantar orang tersebut ke lokasi yang dituju dan ROPITS bisa dikendalikan melalui tablet atau ponsel. ROPITS sendiri memang ditujukan untuk perjalanan pendek atau sekitar lingkungan saja sehi
- See more at: http://www.otakku.com/2013/03/14/hitachi-ropits-robot-kendaraan-personal-untuk-antar-jemput-orang-tua-di-jepang/#sthash.g7fBsAun.dpuf
n akan mengantar orang tersebut ke lokasi yang dituju dan ROPITS bisa dikendalikan melalui tablet atau ponsel. ROPITS sendiri memang ditujukan untuk perjalanan pendek atau sekitar lingkungan saja sehi
- See more at: http://www.otakku.com/2013/03/14/hitachi-ropits-robot-kendaraan-personal-untuk-antar-jemput-orang-tua-di-jepang/#sthash.g7fBsAun.dpuf

2 Responses so far.

  1. Bagus bos blognya.. kunjungi balik ya..

Leave a Reply

Silahkan memberikan komentar di sini !

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments




Latest Posts

- Copyright © My Dream -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -