Blog yang berbagi informasi berita, blog dan tips dan trik

Tuesday, 21 January 2014

Benarkah NASA Telah Menemukan Terompet Sangkakala?

Salah satu peristiwa yang akan terjadi pertama kali pada hari kiamat adalah ditiupnya sangkakala oleh Malaikat Israfil atas perintah Allah SWT.

Hal ini diingatkan oleh Allah SWT dalam firman-Nya,

Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing). (Az-Zumar: 68)

Di beberapa ayat lain juga banyak disebutkan mengenai sangkakala (الصُّورِ).

Terkait dengan hal ini, beredar kabar bahwa National Aeronautics and Space Administration (NASA) – sebuah lembaga pemerintah milik Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas program luar angkasa AS – telah menemukan eksistensi terompet sangkakala tersebut. Benarkah?

Menurut kabar yang telah lama beredar di internet itu, dalam salah satu misinya, NASA memiliki sebuah alat yang bernama Wilkinson Microwave Anisotropy Probe (WMAP). Masih menurut kabar tersebut, alat ini untuk melakukan observasi terhadap alam semesta untuk menemukan bentuk sebenarnya dari alam semesta. Dengan alat WMAP tersebut, mereka memperoleh kesimpulan bahwa alam semesta ini berbentuk seperti terompet, sebagaimana gambar di bawah ini, demikian kabar yang beredar.

Garis waktu alam semesta. (Foto: science.nasa.gov/missions/wmap)
Garis waktu alam semesta. (Foto: science.nasa.gov/missions/wmap)

Beberapa kalangan berpendapat bahwa itu adalah bentuk alam semesta yang seperti terompet, dan itu merupakan gambaran terompet sangkakala. Benarkah?

Menurut Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, hal itu bukan gambaran fisik alam semesta. “Itu hanya skema pengembangan alam semesta yang semula sangat kecil, kemudian tiba-tiba berkembang cepat dalam peristiwa bigbang, lalu mengembang lambat sampai saat ini (13,7 milyar tahun setelah big bang). Jadi itu hanya diagram”, jelasnya kepada redaksi dakwatuna.

Hal ini sejalan dengan keterangan gambar “terompet” yang ada di halaman NASA. Situs NASA menjelaskan bahwa gambar “terompet” itu merupakan “garis waktu alam semesta”. Diagram yang merepresentasikan evolusi alam semesta selama lebih dari 13,7 miliar tahun. Paling kiri menggambarkan saat-saat awal yang dapat kita selidiki sekarang, ketika periode “inflasi” menghasilkan ledakan pertumbuhan eksponensial di alam semesta. Untuk beberapa miliar tahun ke depan, perluasan alam semesta secara bertahap melambat. Baru-baru ini, ekspansi mulai cepat lagi sebagai efek repulsif dari energi gelap yang telah datang untuk mendominasi perluasan alam semesta.

Jadi, sangkakala memang pasti ada dan pasti akan ditiup oleh malaikat Israfil pada saat kiamat. Namun temuan NASA tersebut bukanlah gambaran terompet sangkakala. Wallahu’alam.

Tuesday, 31 December 2013

Apa itu Cabe-cabean ?


Apa itu cabe-cabean? Ada-ada saja. Berikut adalah pengertian dan ciri-ciri dari cewek cabe-cabean yang saya kutip dari sidomi.com

Cabe Cabean kini jadi sebuah fenomena baru, sebuah istilah bagi gadis belia yang masuk dalam kategori-kategori tertentu yang tren di kota-kota besar. Berikut 10 ciri cewek Cabe Cabean:

1. Gigi ‘Dipagar’
Cewek Cabe Cabean memakai ‘pagar’ gigi atau behel. Namun mereka lakukan itu bukan untuk kesehatan atau kebutuhan giginya, melainkan hanya sekadar gaya. Bahkan, pasangnya di ahli gigi bukan dokter gigi.

2. Pakai Make Up di Malam Minggu
Pakai make up umumnya jika mau kondangan atau ke mall. Namun cewek Cabe Cabean kerap berdandan ‘super menor’ tatkala hang out di malam minggu.

3. Bonceng Bertiga atau Empat
Umumnya etika berboncengan menurut aturan lalu lintas maksimal dua orang. Tiga atau empat diperbolehkan dengan syarat misalkan membawa bayi atau anak kecil. Cewek Cabe Cabean lakukan ini bahkan hingga empat orang satu motor.

4. Gemar Kebut-kebutan
Cewek Cabe Cabean suka kebut-kebutan dengan memaerkan kakiknya. Namun sayangnya kaki mereka busikan. Tampang gadis Cabe Cabean nampak putih dari wajah hingga leher.

5. Rok di atas Pusar
Cewek Cabe Cabean demen memakai style rok mini hingga di atas pusar. Hal itu dilakukan untuk menonjolkan payudaranya. Di sekolah aturan rok diberlakukan sepinggang.

6. ‘Maling Teriak Maling’
Ada istilah ‘Maling Teriak Maling’ yang merujuk pada orang yang tak akui perbuatannya dan melempar ke orang lain. Cewek Cabe Cabean juga demikian. Mereka teriaki cewek lain Cabe meski dirinya sendiri adalah Cabe.

7. High Heels di Pasar Malam
Dengan dress trendi plus pakai high heels, cewek Cabe Cabean seharusnya nongkrong di clubbing. Namun mereka malah habiskan malam minggu di pasar malam.

8. Hang Out di Fly Over
Selain pasar malam cewek Cabe Cabean juga habiskan Sabtu malam di fly over. Nah loh mau pacaran atau bunuh diri?

9. Menipu Diri Sendiri
Umumnya cewek Cabe Cabean tunjukkan foto ke target pedekate dengan tampilan yang menipu. Nampak cute, cantik, imut namun setelah kopdar atau ketemuan berbeda dengan aslinya. Mereka juga berikan efek kamera di foto yang dikirimkan.

10. Naik Motor, Celana Pendek, dan Baju Ketat
Itulah ciri mutlak cewek Cabe Cabean. Plus jika berboncengan tiga hingga empat sudah pasti mereka adalah 100% cewek Cabe Cabean. Biasanya sambil berboncengan mereka main HP atau cekikikan ketawa ketiwi.

Via

Tuesday, 24 December 2013

Masjid Al Aqsa yang Asli


 
Truthseekers, Tidak akan datang hari kiamat sehingga negeri Arab kembali menjadi padang rumput dan sungai-sungai: mungkin salju di Mesir adalah salah satunya.

Tapi yang pasti, Zionis ingin mewujudkan salah satu tanda tersebut dengan menghancurkan Al-Aqsa, dan langkah pertamanya adalah dengan menyamarkan antara Al Aqsa dengan masjid Sakhrah (Dome of The Rock) yang ada di sebelahnya sehingga generasi kita tidak mengetahui bedanya, lalu membangun terowongan hingga pada akhirnya menghancurkannya pelan (beberapa sumber menyatakan bahwa mereka ingin mempercepatnya dengan gempa buatan).

Yayasan Wakaf al Aqsha mengungkap penggalian terowongan baru yang dilakukan otoritas arkeologi Zionis di bawah masjid al Aqsha. Dari penemuan ini terungkap adanya dua terowongan baru. Lebih parah lagi, mereka bahkan membangun Sinagog di bawahnya.

Yayasan ini menyatakan bahwa ini menjadi ancaman langsung bagi pondasi-pondasi masjid al Aqsha dan menambah besarnya bahaya yang mengancam runtuhnya masjid al Aqsha.

Ketahui bentuknya, pelajari dan sebarkan dari sekarang, truthseekers!
 
 Di  bawah ini adalah Masjid Al Aqsa yang Asli






Di  bawah ini adalah Masjid As Sakhrah (Dome of the Rock) 
Bila kita mencari di Google dengan kata kunci Al Aqsa, gambar yang lebih banyak muncul adalah gambar As Sakhrah di bawah ini.





Antara Masjid Al Aqsa dan Masjid As Sakhrah (Dome of the Rock) 





Mungkin sudah cukup jelas bagi sobat membedakan antara masjid Al Aqsa yang asli dengan Al Sakhrah yang tidak jauh di sampingnya.

Sebarkan artikel ini agar menjadi manfaat bagi setiap umat manusia yang ingin mengetahui kebenaran!

Baca juga berita ini :

Israel Buka Sinagog di Bawah Masjid Al-Aqsa



Sumber : DPAZL, Google

Wednesday, 18 December 2013

Nenek Atmani Hidup Hanya Dengan Bergantung Pada Daun Singkong Tetangganya


Nenek Atmani
Di usianya yang sudah senja, Atmani (80) warga Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, harus hidup sebatang kara. Suaminya, Misbari, sudah meninggal tujuh tahun silam. Pasangan suami isteri ini pun tidak dianugerahi keturunan.

Hidup Atmani dilingkupi kemiskinan. Rumah tempat tinggal Atmani terbuat dari bambu tanpa kamar. Di tengah kesendiriannya, Atmani bertahan hidup dengan berjualan daun singkong yang diambilnya di pagar-pagar rumah milik tetangganya.

Daun singkong itu dijualnya ke pasar desa setempat dan hasilnya dibelikan beras dan lauk pauk untuk dimakan sehari-hari.

Selain dijual ke pasar, daun singkong milik Atmani juga dibeli pedagang yang kerap mampir ke rumahnya. Di musim hujan seperti sekarang ini, Atmani sangat mudah mendapatkan daun singkong. Namun ketika musim kemarau, Atmani hidup mengandalkan uluran tangan tetangganya.

Atmani, saat ditemui Kompas.com, Selasa (17/12/2013) sedang memungut lembar demi lembar daun singkong di depan rumahnya. Pohon singkong itu menjadi pagar hidup di halaman rumahnya. "Kalau di pagar saya habis saya minta ke tetangga yang punya pohon singkong," kata Atmani.

Tak banyak uang yang diperoleh Atmani dari hasil penjualan daun singkong tersebut. Sehari Atmani terkadang mendapatkan uang Rp. 5.000-10.000. Uang itu disimpan untuk kebutuhan sehari-hari.

Fatmawati Fardan, tetangga Atmani sering memberikan makanan kepada Atmani. Baik itu berupa uang atau yang sudah dimasak. Bahkan, terkadang dirinya memberikan uang untuk dibelanjakan. Itu bentuk keprihatinannya terhadap kondisi Atmani.

"Saya tak tega melihat orang sepuh seperti dia tinggal sendirian," kata Fatmawati.

Selama ini, Atmani jarang mendapatkan perhatian dari pemerintah. Bahkan ketika sakit, Atmani dibawa tetangganya untuk berobat ke Puskesmas. "Saya ajak tetangga untuk mengobati Atmani kalau kebetulan dia sakit dan biayanya kita tanggung," imbuh Fatmawati.


Atmani pun mengaku hanya ingin membeli ayam untuk diternak dan dijual telurnya agar punya penghasilan sampingan di luar pekerjaannya menjual daun singkong. "Saya ingin punya ayam betina lima ekor saja dan dua ayam jantan. Telurnya bisa dijual dan ditetaskan kemudian dijual anak ayamnya," ungkap Atmani.

Saturday, 14 December 2013

Bukti Kekerasaan Pada MABA ITN Ditemukan Kontras



Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Surabaya menemukan bukti terjadinya kekerasan dalam kegiatan Kemah Bakti Desa (KBD) mahasiswa Jurusan Planologi Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Kekerasan itu terjadi berulang-ulang dan dialami seluruh peserta hingga menewaskan Fikri Dolasmantya Surya.
"Kita sudah meminta keterangan belasan saksi," kata Koordinator Kontras Surabaya, Andy Irfan Juanedy, Jumat, 12 Desember 2013. Dalam menelusuri dugaan tindak kekerasan ini Kontras melakukan investigasi dan membentuk tim khusus. Mereka mengumpulkan alat bukti dan keterangan dari para saksi yang mengetahui peristiwa kekerasan di Gua Cina, Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, itu.
Tim dari Kontras telah menemui belasan mahasiswa baru yang mengikuti kemah. Dari belasan keterangan saksi itu, Kontras menyimpulkan bahwa ada kesengajaan tindak kekerasan yang dilakukan panitia kepada para peserta kemah. Bahkan mahasiswa senior nonpanitia juga ikut-ikutan melakukan kekerasan.



 Kegiatan kemah tersebut, kata Andy, dibuat layaknya program semimiliter. Tapi, program tidak terencana, tidak terukur, dan tidak memiliki prosedur operasional standar yang jelas. "Wajar kalau menimbulkan korban jiwa, karena caranya ngawur," katanya.
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jenderal Unggung Cahyono melalui pesan singkat menyatakan penanganan perkara tersebut akan diteruskan. Sebagai langkah awal, polisi akan memanggil saksi tambahan. Sebelumnya, polisi telah meminta keterangan tujuh mahasiswa ITN  yang menjadi panitia kemah. "Masih butuh saksi tambahan," katanya.
Penyidik kepolisian, katanya, juga tengah mengumpulkan bukti dan petunjuk. Namun, Unggung belum bersedia menyebutkan bukti dan petunjuk yang terkumpul karena khawatir menganggu proses penyelidikan. Unggung berharap keluarga korban mengizinkan petugas melakukan otopsi atau bedah mayat untuk mengetahui penyebab kematian Fikri.

Tuesday, 10 December 2013

Facebook Akan Meluncurkan Fitur Simpati






Facebook berencana menghadirkan tombol "Symphatise" sebagai alternatif tombol "Like" untuk digunakan dalam situasi tertentu.

Jika pengguna memilih emosi negatif dari daftar perasaan Facebook di status update maka tombol "Like" akan berubah menjadi "Sympathise".

Menurut BBC, seorang insinyur Facebook mengatakan dalam sebuah acara perusahaan, tombol tersebut telah dibuat sebagai bagian dari proyek internal.Tapi dia kemudian melanjutkan dengan mengatakan belum ada rencana untuk meluncurkannya pada saat ini.

Facebook sedang mengadakan penelitian Hari Belas Kasihan di mana anggota masyarakat dan peneliti diundang bersama untuk meningkatkan pemahaman [Facebook], kekuatan pendorong, dan manfaat dari belas kasihan.

"Banyak orang yang sangat antusias. Tapi kami telah membuat keputusan bahwa ini bukan waktu yang tepat untuk meluncurkan produk tersebut. Belum," katanya Dan Murieelo, salah satu insinyur perangkat lunak Facebook.
Via Tajuk.co

Saturday, 7 December 2013

Cerita Batik Nelson Mandela





TEMPO.CO, Jakarta - Kamis 18 Juli 2013, Nelson Mandela merayakan ulang tahun yang ke-95. Bapak Bangsa Afrika Selatan ini memperlihatkan kemajuan dramatis di momen istimewanya. Keistimewaan lain yang terpancar dari sosok Nelson Mandela adalah tentang busana yang selalu dikenakannya yaitu, batik. Mantan Presiden Afrika Selatan ini di tahun 1997 sempat membuat mendiang Presiden RI Suharto terhenyak ketika menerima Mandela dalam kunjungan kenegaraan. Saat itu Mandela mengenakan kemeja batik, sementara tuan rumah Pak Harto berbalut setelan jas lengkap.

Kecintaan Nelson Mandela terhadap batik rupanya juga terlihat saat menghadiri acara-acara resmi seperti peluncuran asosiasi mantan pemimpin dunia, The Elders Juli tahun 2007 lalu. Di kesempatan ini, lagi-lagi pria kelahiran Mvezo, Afrika Selatan, 18 Juli 1918 ini dengan bangga mengenakan kemeja batik Indonesia. Acara tersebut diadakan bertepatan dengan ulangtahun ke-89 tokoh veteran perjuangan anti-apartheid ini. Dan Nelson Mandela dielu-elukan apalagi dengan mengenakan batik yang membuat sosoknya semakin karismatik dan bersahaja.

Perkenalan Mandela pertama kali dengan batik Indonesia, menurut Duta Besar RI untuk Afrika Selatan Sugeng Rahardjo, terjadi pada 1990 beberapa bulan setelah dia keluar dari penjara di Pulau Roben.

Sebagai presiden Kongres Afrika Selatan, Mandela atau yang akrab dipanggil Madiba, mengadakan perjalanan pertama ke Asia, termasuk ke Indonesia.

Sugeng Rahardjo mengatakan Mandela langsung jatuh cinta ketika menerima cenderamata batik. Sejak itu, setiap Mandela berkunjung ke Indonesia, ia selalu mengenakan batik.

Sebagian besar kemeja batik yang dikenakan Mandela merupakan rancangan mendiang Iwan Tirta. Maestro batik Indonesia yang dikenal dengan rancangannya melalui motif parang besar.

"Mandela figur atau sosok yang ketokohanya sangat kuat dan pas dengan koleksi batik saya. Dia tak hanya terlihat menarik, tapi kharisma perjuangannya semakin terpancar dengan mengenakan batik," kata Iwan Tirta dalam satu kesempatan di akhir tahun 90an ketika memberikan batik untuk Nelson Mandela.